Laman

  • Home
  • About Me
  • Contact Me

Tuesday, January 31, 2012

Featured on Nakita no.669!

Alhamdulillah, mejeng lagi di tabloid Nakita no.669/th.XIII/23-29 Januari 2012. Kali ini saya menjadi narasumber rubrik Dunia Batita, dengan artikel 'Stop Perlakuan Negatif' dan rubrik Topik Utama dengan artikel '12 Rahasia Anak Sehat.'

Eh,artikel terakhir saya jawab beberapa hari menjelang persalinan lho! ;)

Ayooo,cari tabloid Nakita! Mudah-mudahan masih ada di tukang koran ya. Terima kasih untuk Mas Irfan Hasuki dari tabloid Nakita!

Enjoy! :D

Sunday, January 22, 2012

Saat Rasya lahir (bagian 1)

Fiuhhh...setelah menginap di RS selama empat malam, akhirnya Rasya sudah di rumah!!! Episode begadang pun berlanjut di rumah, bagi saya dan suami tentunya.

Mumpung Rasya lagi tidur, saya ingin berbagi cerita bagaimana proses persalinan Rasya. Terima kasih pada kecanggihan teknologi yang memungkinkan saya membuat post di blog secara mobile.

Selasa, 17 Januari 2012 pukul 19.30
Saya, Mama & suami sudah tiba di RS. Sementara suami mengurus administrasi, saya & mama menunggu di bagian depan RS. Kemudian kami langsung berjalan menuju ruang perawatan kebidanan. Begitu sampai, perawat memeriksa kondisi saya di ruang periksa. Mulai dari tekanan darah, suhu tubuh, sampai rekam denyut jantung bayi. Perut saya dilingkari semacam tali dengan alat mirip stetoskop yang berfungsi merekam denyut jantung bayi dan suaranya terdengar lewat sebuah alat yang juga menghasilkan grafik denyut jantung. Selama 20 menit, denyut jantung bayi direkam. Setelah seluruh pemeriksaan selesai, saya diperbolehkan masuk ke kamar rawat inap. Malam itu, Mama menemani saya. Itulah malam terakhir saya tidur dengan perut buncit hehehe.

Kamis, 18 Januari 2012
Persiapan menjelang operasi dimulai dengan merekam denyut jantung bayi, pemasangan infus, dan yang super nggak enak adalah...pasang kateter! Ouch!! Jangan ditanya rasanya seperti apa, pasti males untuk ketemu kateter lagi. Perlengkapan komplit, sekitar pukul 9 pun saya menuju ruang operasi,ditemani suami, Mama, diikuti Ami dan Ayah. Selama menunggu, saya bolak-balik membaca doa sambil memegang tangan suami. Sempat gugup dan takut, saya pun memutuskan untuk mendengarkan beberapa lagu lewat iPod sambil tetap berdoa. Tegang? Banget!

Sekitar 30 menit kemudian, saya masuk ruang operasi. Melihat & mengamati, kurang lebih miriplah seperti ruang operasi di serial Grey's Anatomy. Dua lampu besar, peralatan yang entah untuk apa saja, dan tempat tidur operasi yang sama sekali nggak empuk.

Pertama, proses pembiusan lewat suntikan di bagian bawah punggung, atau dikenal dengan epidural. Dua kali suntik dan obat bius langsung bekerja. Saya merasa bagian perut ke bawah kesemutan, tidak bisa digerakkan. Kedua, selang oksigen dan pengukur detak jantung pun dipasang. Lalu tepat di atas dada saya dipasang tirai, sehingga saya tidak bisa melihat jalannya operasi. Salah seorang perawat sempat bertanya, apakah saya bisa melihat area yang akan dibedah lewat pantulan lampu besar itu. Saya bilang, untung minus mata saya besar, jadi nggak bisa melihat apapun dengan jelas :p

Sebelum operasi, dr. Rahmad memimpin doa agar operasi berjalan lancar. Dan...operasi dimulai! Ada rasanya? Iya, saya tahu kok perut saya diobok-obok, tetapi tidak sakit. Lagipula ada seorang perawat yang mengajak saya ngobrol sehingga perhatian saya agak teralihkan. Tak sampai 30 menit setelah perut diobok-obok, tiba-tiba saya merasa sesak dan mual. Rupanya, saat itulah bayi saya diangkat. Dua orang perawat membantu mendorong (entah apa yang didorong) dari bagian atas. Sesaat rasa sesak itu berlalu, saya mendengar tangisan bayi!!! Alhamdulillah....

Lalu perawat menunjukkan pada saya, sosok bayi mungil putih bersih, dan matanya hitam sekali. 'Cowok ya bu, beratnya sekitar 2,9 kg.' Saya tersenyum dan menangis... :')

'Halo, sayang. Kamu ganteng sekali...'


(Bersambung)

Thursday, January 19, 2012

Welcome our baby boy! :*

Finally! Alhamdulillah!
Please introduce baby Rasya, born in Bontang, Jan 18 2012, 2.88kg, 46 cm :*

Best gift from Allah SWT ever!

Monday, January 16, 2012

Waiting for a miracle(14): Counting the days!

Wow! Hari kelahiran si baby boy sudah semakin dekat! Insya Allah lusa saya akan menjalani operasi caesar. Tadi pagi bersama Mama dan Ami, saya konsultasi ke dokter anestesi, sebagai persiapan opesi. Pada kontrol terakhir minggu lalu saya juga sudah diminta melakukan cek darah. Alhamdulillah semuanya tadi berjalan lancar, sudah mendaftar rawat inap juga. Besok malam saya sudah dijadualkan masuk RS.

Bagaimana persiapan di rumah? Sudah siap sedia! Koper sudah, perlengkapan pribadi sudah, perlengkapan bayi untuk pulang juga sudah. Saya membawa dua tas, satu berisikan keperluan saya, satu lagi untuk keperluan bayi. Apa saja yang saya bawa? :)
  • 2 buah pakaian kancing depan
  • 1 buah daster kancing depan
  • 1 buah dress untuk dipakai pasca operasi (katanya, kalau pakai celana lebih sakit, enakan pakai dress)
  • pakaian dalam (celana dan bra menyusui)
  • sarung 
  • handuk
  • kosmetik dan perlengkapan mandi
  • gurita ibu
  • pembalut
  • Perlengkapan bayi: selimut topi, topi, sarung tangan, sarung kaki, pakaian bayi, celana, popok, bedong, cologne, minyak telon, diapers (ada beberapa barang yang lebih untuk jaga-jaga, just in case we need it)
Perlengkapan suami sepertinya nggak terlalu heboh, karena RS tempat saya melahirkan dekat dari rumah. Suami juga berencana menginap dan pagi pulang untuk mandi dan ganti pakaian. Oh, yang penting pastikan saja suami membawa sarung atau menggunakan jaket, supaya tidak kedinginan saat tidur. Bahkan, kami juga berencana membawa kasur lipat untuk alas tidur supaya tidak terlalu dingin. Maklum, tidur di lantai. 

Selain itu, meja untuk menggantikan pakaian si baby juga sudah siap. Segala macam perlengkapan bayi sudah duduk manis di tempatnya masing-masing, tinggal menunggu beraksi! Baby box masih menunggu tangan dingin Papa untuk memasangnya.

Tas isi perlengkapan bayi
Perlengkapan mandi dan kosmetik
Perlengkapan saya dan selimut topi
Baby tafel jadi-jadian :D
Sekarang tinggal persiapan mental saya dan suami. Eh, khususnya saya sih. Namun, setiap orang yang bertanya apakah saya deg-degan atau stres, saya sih menjawab biasa saja, bahkan cenderung santai. Saya mencoba menikmati masa-masa menjelang kelahiran si baby dengan memperbanyak waktu tidur (oye!), bermain game, nonton TV, atau kegiatan me-time lainnya. Pasti setelah si baby lahir, waktu saya=waktu si baby. Jadi, mari menikmati hari ini dan besok! Setelah hari Rabu, hidup saya pasti berubah total, tentu perubahan yang saya tunggu setelah 9 bulan ;)

Mohon doanya, semoga persalinan berjalan lancar dan si baby lahir sehat dan selamat. Amin! :D

Monday, January 02, 2012

Hello 2012!

Heyyy........selamat datang 2012!!!!

Buat saya dan suami, kami menunggu hadiah terbesar pada awal tahun ini, yaitu kelahiran si baby boy! Yup, sudah menghitung hari nih. Saya hanya berdoa dan terus berharap semoga proses persalinan nanti lancar dan baby lahir dengan selamat dan sehat! 

Kalau orang-orang sibuk bikin resolusi di tahun baru, saya sih enggan menyebutnya sebagai resolusi. Saya hanya terpikir akan melakukan banyak hal baru dan mendapat pengalaman baru, serba pertama sebagai seorang IBU! Jadi, selain itu tak ada banyak hal yang ingin saya ubah dari diri saya sekarang.

Cuma ingin menjadi seorang ibu dan istri yang baik!
Menjadi seorang ANINDITA yang lebih baik dari tahun sebelumnya!

Hal-hal baru bisa kita lewati, jika kita mau MENCOBA! :)
Gambar dari sini