Laman

  • Home
  • About Me
  • Contact Me

Wednesday, June 06, 2012

MPASI, what to do? what to start?

Sekitar 1,5 bulan lagi Rasya akan memulai makanan pertamanya! Yeay! 
Saya membutuhkan waktu berbulan-bulan (bahkan sejak Rasya masih dalam kandungan) untuk melakukan riset kecil-kecilan tentang apa saja yang perlu dilakukan saat MPASI (Makanan Pendamping ASI). Teknologi internet sangat memudahkan saya untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang MPASI. Pada akhirnya, too much information will kill you! Terlalu banyak informasi malah semakin bikin bingung!

Bulan-bulan awal riset, saya melahap semua informasi tentang MPASI. Saya banyak membaca thread Chit-chat: MPASI, what to start? di forum Mommies Daily. Dari awal sampai akhir saya membaca semua post para ibu di sana, ternyata ada banyak aliran yaaaa.... Glek! Saya pun makin bingung, enaknya ikut aliran yang mana nih? Apalagi trend MPASI sekarang semua mengarah pada homemade meal, alias makanan bikinan sendiri. Belum lagi dengan bahan-bahan yang serba organik. Aduh! Kenapa agak ribet ya? Begitu pikiran saya berbicara saat awal-awal Rasya lahir (YES! Saya memikirkan MPASI ini sejak lamaaaaaaaaaa.......).

Nah, kembali ke beragam aliran MPASI tadi. Rupanya, ada aliran MPASI awal dengan bubur beras atau serealia VS MPASI awal dengan buah/sayur. Jenis MPASI yang digunakan pun beragam, mulai dari yang serba instan, serba organik, ala vegetarian, sampai yang homemade. Belum lagi metodenya, ada metode konvensional alias disuapi (macam pure, bubur susu, nasi tim saring) VS metode baby-led weaning (asupan bayi ditentukan oleh bayi sendiri, membuatnya makan sendiri, tanpa perlu disuapi). Setelah bersemedi berbulan-bulan lamanya, menjadi silent reader di berbagai thread MPASI, membaca buku-buku MPASI, plus mengubek-ubek 'kitab' MPASI di MPASI Rumahan atau Wholesome Baby Food, saya memutuskan untuk memulai MPASI Rasya dengan buah-buahan, dengan metode campuran disuapi+BLW dan tentu saja menyiapkan dan membuatnya sendiri. 

Mengapa buah-buahan? 
Pertama, buah-buahan relatif mudah dicerna dan memiliki resiko alergi relatif kecil (meski tetap ada kemungkinan alergi pada beberapa bayi). Kedua, buah-buahan memiliki rasa manis asli yang mudah disukai bayi. Ketiga, vitamin dan zat-zat penting lainnya yang diperlukan tubuh banyak terdapat pada buah-buahan. Keempat, Insya Allah berat badan Rasya saat ini cukup, sehingga kebutuhan karbohidrat sederhana dari buah sudah dapat memenuhi kebutuhan Rasya. Kelima, dari semua sumber informasi yang saya baca, ujung-ujungnya saya tetap lebih percaya dan mengacu pada apa kata Mama atau kakak sepupu saya, hehehe. Karena apa yang mereka lakukan sudah terbukti sahih dan meyakinkan hasilnya!

Gambar dari sini

Langkah pertama saya adalah menyusun jadual MPASI Rasya. Sudah selesai lho! Sudah diperiksa dan direvisi pula oleh Mama (kayak ujian skripsi ya?). Langkah kedua dan rencana saya dalam beberapa minggu ke depan adalah melengkapi peralatan MPASI Rasya. Alhamdulillah sebagian besar peralatan MPASI di rumah sudah ada. Tinggal membeli beberapa peralatan tambahan saja :)

Saya tahu saya memang tipe emak-emak yang serba-terencana-biar-repot-dikit-tapi-mesti-jelas. Rempong? Iya! Ribet? Iya banget! Heboh? Iyaaaaa! Saya akui saya memang tipe emak-emak demikian (eh, akhirnya ngaku juga sudah emak-emak). Namun, saya selalu merasa segala kerepotan dan kerempongan saya ini adalah mutlak dimiliki semua ibu. Karena ini tentang tumbuh kembang anak saya. Soal repot, ribet, riweuh, heboh, banyak maunya, dll itu wajar kok. Ibu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya kan? :)

Jadiiii, satu setengah bulan itu sudah dekat! Rasyaaaaa, ayo cepat bersiap-siap, Mama sudah sangat senang menyiapkan makanan kamu!! :*

No comments:

Post a Comment