Laman

  • Home
  • About Me
  • Contact Me

Wednesday, June 26, 2013

Rasya dan Pocoyo

Kartun dan anak adalah hal yang tak terpisahkan. Semakin besar Rasya, saya pun dengan senang hati mulai memperkenalkan berbagai tokoh dan tayangan kartun pada Rasya. Ya lewat TV, klip video yang saya unduh dari Youtube, atau dari buku. 

Salah satu favorit Rasya saat ini adalah Pocoyo. Pocoyo merupakan serial animasi untuk anak usia prasekolah berbahasa asli Spanyol. Serial ini sudah ditayangkan di banyak negara dan dialihkan ke dalam berbagai bahasa. Menurut Wikipedia, Pocoyo juga ditayangkan di Indonesia lewat B Channel. Namun, saya belum pernah melihatnya langsung.  

Selama ini, Rasya menonton Pocoyo lewat Disney Junior dari TV berlangganan atau klip video di handphone saya. Di tablet juga sengaja saya unduh aplikasi Talking Pocoyo  (mirip dengan Talking Tom yang bisa menirukan suara itu), supaya Rasya juga bisa berinteraksi dengan Pocoyo. Aplikasi itu memungkinkan kita bermain bersama Pocoyo, sentuh badannya dan dia akan melakukan gerakan lucu. Tap bagian permainan menirukan suara binatang, maka ia akan menirukan suara atau gerakan binatang, tinggal kita tebak. Atau bermain musik dan menari dengan Pocoyo.

Rasya sih senang banget! Meski ia belum sepenuhnya bisa khusyuk nonton TV (kecuali lihat iklan berbahasa Indonesia), tiap ada Pocoyo di TV ia sesekali melihatnya, kadang diselingi bermain atau keluyuran putar-putar rumah. Bagi saya pribadi, tokoh Pocoyo ini memang lucu sekali! Gemes banget lihat kelakuan Pocoyo atau Pato (teman bebeknya) setiap hari. Iya, kala Rasya keluyuran, malah saya yang nonton Pocoyo sampai habis. Apalagi, materi yang disajikan sederhana tetapi penting bagi anak-anak prasekolah. Mulai dari cerita keseharian (waktu tidur, berbagi mainan dengan teman, bermain bersama, sarapan, dll), mengenal bentuk-warna-huruf-angka, sampai menambah perbendaharaan kosakata. 

Kelemahannya cuma satu, yang di TV berbahasa Inggris. Jadi, saya selalu berusaha menerjemahkannya untuk Rasya. Sementara untuk aplikasi Android Talking Pocoyo, cenderung culture-free karena tak ada bahasa lisan yang digunakan. Pocoyo mengandalkan bahasa tubuhnya sehingga lebih mudah dipahami anak. 

Sepertinya, kebersamaan Rasya dengan Pocoyo akan berlangsung dalam waktu lama nih. Saya jadi penasaran ingin cari bukunya juga, berhubung Rasya juga suka minta dibacakan. Lain kali, saya akan cerita tokoh kartun lain yang juga jadi kesukaan Rasya. Sementara itu, coba intip deh respon Rasya saat bermain Talking Pocoyo! 



No comments:

Post a Comment